Header AD

Salah Satu Korban Tewas dalam Tragedi Charlie Hebdo adalah Polisi Muslim Bernama Ahmed Merabet

Ahmed Merabet ditembak mati saat ia berpatroli di lokasi kejadian
Polisi telah merilis nama petugas polisi yang tewas saat terjadi serangan terhadap kantor majalah satir Perancis Charlie Hebdo kemarin (7/1). Ia adalah Ahmed Merabet, seorang polisi muslim berusia 42 tahun  yang kebetulan berpatroli di daerah tersebut.

Merabet terlihat dalam rekaman yang dirilis oleh Reuters di lokasi kejadian Arondisemen 11 Paris. Merabet tewas dan meninggalkan seorang istri.

Saat ditembak pertama kali, orang-orang bersenjata yang mengenakan balaklava (penutup kepala hingga wajah) dan memegang senapan Kalashnikov terlihat berjalan melewati Merabet yang mengangkat tangan tanda menyerah. Salah seorang bersenjata kemudian menembak ke arahnya lagi dari jarak dekat dengan posisi Merabet berbaring di trotoar di luar kantor.

Orang-orang bersenjata dan bertopeng itu terdengar bertanya pada sang polisi "Apakah Anda ingin membunuhku?" Merabet diduga menjawab "No, it's OK Chief" sebelum salah satu dari mereka menembaknya untuk kedua kalinya. Serangan bersenjata itu sendiri digambarkan sebagai peristiwa terburuk di Perancis pada kurun waktu 50 tahun terakhir.

iMenurut The Guardian, Ahmed Merabet bekerja sebagai polisi selama delapan tahun dan baru saja memenuhi syarat untuk menjadi seorang detektif .

Petugas lain, Franck Brinsolaro, juga ditembak mati oleh tiga penyerang yang diduga sebagai 2 bersaudara Said dan Cherif Kouachi, yang berusia 30-an. Tersangka ketiga, Hamyd Mourad (18 tahun) dikabarkan menyerahkan diri ke polisi tadi malam setelah melihat dirinya disebutkan dalam berita.

Dialihbahasakan dari sumber 
sumber foto 
Salah Satu Korban Tewas dalam Tragedi Charlie Hebdo adalah Polisi Muslim Bernama Ahmed Merabet Salah Satu Korban Tewas dalam Tragedi Charlie Hebdo adalah Polisi Muslim Bernama Ahmed Merabet Reviewed by Admin on 07.40 Rating: 5

Tidak ada komentar

Post AD