Mengapa Bika Ambon berasal dari Medan? Ini Penjelasannya!
Oi, ke Medan ya? Nitip Bika Ambon Dong!
Bika Ambon sudah terkenal seantero nusantara sebagai panganan oleh-oleh khas Medan. Nama Bika (atau dalam logat Melayu disebut juga Bingka) berasal dari kue tradisional Melayu yang dimodifikasi dengan tambahan Nira atau Tuak Enau sehingga berbeda dari Bika aslinya dan beraroma khas.
Meski awalnya Bika hanya beraroma pandan, namun seiring perkembangan zaman, BIka memiliki rasa yang lebih variatif seperti rasa coklat, keju dan durian.
Nah, yang sering menggelitik pecinta kuliner adalah soal nama Bika Ambon. Mengapa makanan khas Medan ini disebut bika Ambon, padahal di Ambon Maluku sendiri tidak ada makanan seperti itu.
Penasaran dengan asal usul Bika Ambon? simak deh beberapa versi asal usul namanya!
1. Simpang Jalan Ambon
Muhar Omtatok, seorang budayawan Melayu menceritakan bahwa dahulu Bika Ambon pertama kali dijual di simpang jalan Ambon Sei Kera Medan. Jadi, karena masyarakat dahulu pertama kali mengenal panganan tersebut di jalan Ambon, maka untuk lebih mudahnya mereka menyebutnya sebagia Bika Ambon.
2. Peninggalan PortugisProfesor Dr. Usman Pellymenyebutkan versi cerita lain bahwa bika AMbon adalah panganan peninggalan bangsa Portugis setelah datang ke Ambon. Bika Ambon kemudian diperkenalkan warga Tionghoa sebelum masa kemerdekaan, namun belum dikonsumsi secara massal.
ceriat selanjutnya sama seperti dikemukanan oleh M Muhtar Omtatok di atas. Kue ini dinamai demikian karena tempat pertama kali dijual dan popularnya Bika Ambon adalah di simpang Jl. Ambon – Sei Kera Medan, sebagai pembeda Bika ini dengan Bika daerah lain disana.
3.Dari warga AmbonJony, anak seorang pengusaha Bika Ambon menceritakan versi yang berbeda. Asal muasal nama Bika Ambon diperkirakan muncul pada saat seorang warga Ambon yang merantau ke Malaysia membawa kue bika ini. Hanya saja setelah tahu rasanya enak, orang tersebut tidak kembali ke Ambon lagi tetapi singgah di Medan. Sehingga sejak empat puluh tahun lalu Bika Ambon jadi terkenal di Medan,” demikian urainya.
4. Singkatan Amplas - kebonAda versi cerita lainnya. Dulu ada daerah bernama Amplas dibagi menjadi dua wilayah, barat dan timur sungai. Sebelah barat sungai sering disebut dengan “pabrik” karena terdapat pabrik pengolahan latex. Sebelah timur sungai sering disebut dengan “kebon” karena terdapat barak/perumahan buruh dan kebun tembakau serta cacao.
Konon, ada seorang buruh transmigran dari jawa yang membuat dan memasarkan kue tersebut di Medan. Pada waktu itu jarak dari Amplas ke Medan ditempuh dalam waktu kira2 1-2 jam dan daerah pemasarannya adalah kesawan, perniagaan, kereta api dan sekitarnya.
Ternyata para Meneer-meneer Belanda sangat menyukai rasa kue tersebut. Hal ini kemudian membuat seorang pedagang keturunan Tionghoa berinisiatif untuk membantu memasarkan/bekerja sama dalam pemasaran Bika tersebut. Akhirnya ternyata kue tersebut sangat laris dan membuat warga transmigran lainnya juga ikut mengadu untung di bisnis tersebut. Dan nama Bika Ambon sendiri berasal dari Bika “Amplas-Kebon” yang diakronimkan menjadi “BIKA AMBON”.
5. Artinya Lembut
Versi yang diambil dari analisis bahasa, Ambon bukanlah istilah yang merujuk nama jalan atau asal orang yang membawa kuliner ini, atau singkatan nama daerah, melainkan istilah dalam bahasa Medan berarti lembut.
Jangan lupa ya, jika suka dengan ratikel ini, bagikan ke teman via facebook atau twitter:)
sumber foto
Bika Ambon sudah terkenal seantero nusantara sebagai panganan oleh-oleh khas Medan. Nama Bika (atau dalam logat Melayu disebut juga Bingka) berasal dari kue tradisional Melayu yang dimodifikasi dengan tambahan Nira atau Tuak Enau sehingga berbeda dari Bika aslinya dan beraroma khas.
Meski awalnya Bika hanya beraroma pandan, namun seiring perkembangan zaman, BIka memiliki rasa yang lebih variatif seperti rasa coklat, keju dan durian.
Nah, yang sering menggelitik pecinta kuliner adalah soal nama Bika Ambon. Mengapa makanan khas Medan ini disebut bika Ambon, padahal di Ambon Maluku sendiri tidak ada makanan seperti itu.
Penasaran dengan asal usul Bika Ambon? simak deh beberapa versi asal usul namanya!
1. Simpang Jalan Ambon
Muhar Omtatok, seorang budayawan Melayu menceritakan bahwa dahulu Bika Ambon pertama kali dijual di simpang jalan Ambon Sei Kera Medan. Jadi, karena masyarakat dahulu pertama kali mengenal panganan tersebut di jalan Ambon, maka untuk lebih mudahnya mereka menyebutnya sebagia Bika Ambon.
2. Peninggalan PortugisProfesor Dr. Usman Pellymenyebutkan versi cerita lain bahwa bika AMbon adalah panganan peninggalan bangsa Portugis setelah datang ke Ambon. Bika Ambon kemudian diperkenalkan warga Tionghoa sebelum masa kemerdekaan, namun belum dikonsumsi secara massal.
ceriat selanjutnya sama seperti dikemukanan oleh M Muhtar Omtatok di atas. Kue ini dinamai demikian karena tempat pertama kali dijual dan popularnya Bika Ambon adalah di simpang Jl. Ambon – Sei Kera Medan, sebagai pembeda Bika ini dengan Bika daerah lain disana.
3.Dari warga AmbonJony, anak seorang pengusaha Bika Ambon menceritakan versi yang berbeda. Asal muasal nama Bika Ambon diperkirakan muncul pada saat seorang warga Ambon yang merantau ke Malaysia membawa kue bika ini. Hanya saja setelah tahu rasanya enak, orang tersebut tidak kembali ke Ambon lagi tetapi singgah di Medan. Sehingga sejak empat puluh tahun lalu Bika Ambon jadi terkenal di Medan,” demikian urainya.
4. Singkatan Amplas - kebonAda versi cerita lainnya. Dulu ada daerah bernama Amplas dibagi menjadi dua wilayah, barat dan timur sungai. Sebelah barat sungai sering disebut dengan “pabrik” karena terdapat pabrik pengolahan latex. Sebelah timur sungai sering disebut dengan “kebon” karena terdapat barak/perumahan buruh dan kebun tembakau serta cacao.
Konon, ada seorang buruh transmigran dari jawa yang membuat dan memasarkan kue tersebut di Medan. Pada waktu itu jarak dari Amplas ke Medan ditempuh dalam waktu kira2 1-2 jam dan daerah pemasarannya adalah kesawan, perniagaan, kereta api dan sekitarnya.
Ternyata para Meneer-meneer Belanda sangat menyukai rasa kue tersebut. Hal ini kemudian membuat seorang pedagang keturunan Tionghoa berinisiatif untuk membantu memasarkan/bekerja sama dalam pemasaran Bika tersebut. Akhirnya ternyata kue tersebut sangat laris dan membuat warga transmigran lainnya juga ikut mengadu untung di bisnis tersebut. Dan nama Bika Ambon sendiri berasal dari Bika “Amplas-Kebon” yang diakronimkan menjadi “BIKA AMBON”.
5. Artinya Lembut
Versi yang diambil dari analisis bahasa, Ambon bukanlah istilah yang merujuk nama jalan atau asal orang yang membawa kuliner ini, atau singkatan nama daerah, melainkan istilah dalam bahasa Medan berarti lembut.
Jangan lupa ya, jika suka dengan ratikel ini, bagikan ke teman via facebook atau twitter:)
sumber foto
Mengapa Bika Ambon berasal dari Medan? Ini Penjelasannya!
Reviewed by Admin
on
08.38
Rating:
Reviewed by Admin
on
08.38
Rating:


Post a Comment