Header AD

Ilmuwan Bilang: Nasi Itu Lebih Berbahaya dari Gorengan Lho!


"Ngga makan nasi, berarti ngga makan"

Sebegitu tergantungnya orang Indonesia dengan nasi, tercermin dari ungkapan di atas. Ya, nasi memang sudah menjadi kebutuhan pokok rakyat Indonesia. Susah sekali menggantikan nasi dengan makanan altenatif, meski pemerintah sudah sering mengkampanyekan makana poko lain seperti jagung dan singkong.

Nasi Lebih Berbahaya dari Gorengan

Bila kita selama ini mengetahui kalau lemak lebih bahaya daripada karbohidrat, sebuah studi baru menyangkalnya. Para ilmuwan dari Ohio State University justru memperhatikan bahwa karbohidrat seperti nasi jauh lebih bahaya dari lemak jenuh semisal gorengan.

Liputan 6 yang mengutip artikel dari News, Sabtu (6/12/2014) mengatakan bahwa ilmuwan menemukan bahaya makanan berlemak jenuh hanya meningkatkan risiko gagal jantung. Tapi kalau karbohidrat, ada tiga kali risiko asam lemak yang dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Dr Oz yang terkenal dengan tips trik kesehatannya menyatakan bahwa  makan nasi dan juga mie sangat tidak baik bagi tubuh kita. Jika ditelisik lebih jauh, mie dan nasi merupakan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Sedangkan tubuh kita juga perlu asupan protein, lemak baik,  mineral dll. Jadi jangan asal makanan itu enak saja, tapi juga harus memperhatikan kecukupan gizi yang lainnya juga.

Mengkonsumsi nasi putih dengan mie instan menghasilkan kurang lebih sekitar 750.000 kalori perporsi. Hal ini tidak baik bagi yang sedang melaksanakan program diet. Secara normalnya, makanan yang masuk ke dalam tubuh kita di cerna akan menjadi gula dan akan menyebabkan pankreas kita menghasilkan hormon insulin. Jika kita makannya banyak dan kalorinya tinggi maka hormon insulinnya juga akan melonjak tinggi dan hal ini tidak baik, karena akan mengakibatkan pankreas kita overload atau mengalami "kelelahan" dan berakibat kerrusakan pankreas kemudian timbullah penyakit diabetes atau penyakit kencing manis.

Jadi bisa disimpulkan bahwa "bahaya makan mie dengan nasi mengakibatkan penyakit kencing manis".

Walaupun Anda diet lemak dan protein tetapi Anda malas untuk olahraga dan beraktifitas, maka karbohidrat ini akan dipecah lagi menjadi lemak. Penumpukan lemak ini tidak hanya dihati, jika lemak yang jahat akan diproses (metabolisme) di sistem pencernaan dan akan dikirim ke hati. Nah jika lemak yang baik yang diproses kemudian di kirim kembali ke hati mungkin tidak masalah, nah bagaimana kalau lemak jahat yang diproses dan kemudian dikirim kembali ke hati? tentunya menjadi sesuatu yang tidak sehat bagi hati kita.

Selain itu, bahaya makan mie dengan nasi akan mengakibatkan obesitas. Jika ukuran lingkar perut lebih dari setengah tinggi badan akan memicu berbagai macam penyakit, salah satunya adalah penyakit diabetes melitus atau kencing manis.

Dr Oz menyarankan untuk melengkapi konsumsi karbohidrat dengan protein, lemak baik, vitamin dan mineral yang cukup.


Pengganti Nasi

Gadis menyarankan agar kita menyeimbangkan konsumsi nasi kita. Kita bisa mencari makanan pokok pengganti, seperti berikut:

  •     Pisang, buah yang satu ini menjadi makanan pokok di daerah Hawaii.
  •     Kacang-kacangan atau biji-bijian.
  •     Kentang.
  •     Beras merah alias nasi merah.
  •     Barley, sejenis gandum yang dikonsumsi masyarakat Eropa





Ilmuwan Bilang: Nasi Itu Lebih Berbahaya dari Gorengan Lho! Ilmuwan Bilang: Nasi Itu Lebih Berbahaya dari Gorengan Lho! Reviewed by Admin on 07.29 Rating: 5

Tidak ada komentar

Post AD