Catat, Ini 11 Mitos Salah tentang Coklat yang Kamu Harus Tahu!
Ada banyak mitos yang salah tentang cokelat.
Ada yang bilang bisa bikin gemuklah, bikin jerawat, sakit gigi, sakit kepala,
belum lagi susah tidur!
Setelah membaca artikel ini, Sudah waktunya Kamu
mulai menghilangkan prasangka buruk terhadap salah satu makanan terlezat dunia
ini. Dapatkan fakta yang benar. Meskipun untuk itu Kamu bakal terkejut.
1.
Cokelat akan membuat
Anda tetap terjaga
Orang-orang
yang mencetuskan mitos ini memberitahumu bahwa cokelat mengandung banyak kafein yang akan membuat Kamu terjaga semalaman! Ini salah, karena jumlah
kafein dalam cokelat sama dengan
secangkir kopi nonkafein. Biji kakao hanya mengandung sekitar 0,5% kafein sedangkan
biji kopi kering mengandung 1,2% kafein.
2.
Cokelat membuat anak
lebih aktif
Ini adalah mitos yang menarik, karena faktanya banyak
orang tua malah memberi anaknya coklat atau gula supaya lebih aktif. Kenyataannya sangat berbeda dengan penemuan BBC. Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa terlalu banyak makan coklat dan
makanan manis akan membuat anak-anak lebih aktif.
3.
Cokelat bikin stroke
Penelitian terkini
mengemukakan fakta: Asalkan Anda makan cokelat hitam (mengandung 74% kakao padat) dalam jumlah cukup, Anda bisa
mengurangi risiko stroke sebesar 22%. Malah orang-orang
yang terkena stroke, 45% lebih kecil kemungkinanuntuk mati
jika mereka mengkonsumsi cokelat yang cukup secara teratur.
4.
Cokelat mengakibatkan jerawat
Tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung teori ini. Ada 21 penelitian tentang
jerawat yang
dilakukan dan tidak ada satupun yang menunjuk
pada cokelat maupun produk susu. Makanlah hanya coklat hitam bukan coklat
susu!
15 fakta cinta yang sering Kamu lupakan, klik di sini
Saat mulai menua, Kamu akan meneysal jika tidak melakukan 34 hal ini
5. Cokelat menyebabkan gigi berlubang
Saat mulai menua, Kamu akan meneysal jika tidak melakukan 34 hal ini
5. Cokelat menyebabkan gigi berlubang
Mereka
mengatakan ini karena coklat memiliki
kandungan gula yang tinggi, meskipun
Anda dapat menghindari masalah
itu dengan memilih coklat pekat bukan coklat putih atau susu yang biasanya
lebih manis. Tetapi hal terpenting adalah bahwa coklat meleleh dengan cepat di mulut, sehingga
tidak ada banyak waktu bagi bakteri untuk berkembang yang mungkin menyebabkan gigi berlubang.
Sebenarnya, mentega kakao bisa berfungsi sebagai semacam pelindung yang juga
mencegah bakteri. Seperti yang kita tahu, fluoride juga merupakan salah satu unsur dalam coklat yang juga berguna melindungi gigi.
6.
Cokelat adalah zat perangsang
Banyak istri-istri jaman
dahulu bercerita tentang kekuatan cokelat
sebagai stimulan seksual tetapi
sama sekali tidak ada bukti ilmiah untuk mendukungnya. Casanova diperkirakan telah menjadi penggemar besar cokelat tetapi penelitian tidak menunjukkan bahwa cokelat dapat mempengaruhi libido atau kecakapan seksual.
7.
Cokelat tidak akan mempengaruhi suasana hati dengan cara apapun
Salah. Coklat berpengaruh pada suasana hati. Suasana hatimu yang baik tergantung pada bahan kimia serotonin, yang
bekerja sebagai neurotransmitter,
yang dapat membantu
meningkatkan suasana hati dan
menghindari perubahan suasana hati. Hal Ini mungkin menjadi masalah bagi wanita yang akan mengalami menopause. Sekarang, coklat dapat membantu karena mengandung tryptophan yang dapat
merangsang produksi serotonin, sehingga efek positif suasana
hati dapat dirasakan.
8.
Cokelat akan membuat
Anda gemuk
Ya, jika Kamu makan banyak! Namun dalam jumlah cukup, coklat malah dapat membantu Anda. Misalnya, apakah Kamu tahu bahwa satu porsi cokelat 70% mempunyai
jumlah protein yang sama dengan secangkir brokoli? Cokelat juga mengandung serat dan juga beberapa lemak sehat dalam
mentega kakao. Semua ini berlaku jika Anda merasa kenyang dan tidak sedang dalam
kondisi mengidam.
Cokelat juga mengandung polifenol dan triptofan yang dapat meningkatkan suasana hati. Hal ini juga membuatmu tidak terlalu stres dan membuat upaya menurunkan berat badan jadi lebih tenang. Selain itu, cokelat mengandung epicatechin yang meningkatkan metabolisme untuk membakar
kalori.
9.
Cokelat berdampak buruk bagi kolesterolmu
Tidak benar sama sekali.
Beberapa asam lemak baik untukmu, yang lain tidak. Mari kita lihat lemak apa yang terkandung dalam coklat. Sebagian besar berasal dari mentega kakao.
Ada tiga jenis. Salah
satunya adalah asam oleat yang
juga ditemukan dalam minyak zaitun yang benar-benar baik bagi jantungmu. Yang lain adalah asam palmitat (sekitar 33%) yang dapat
meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menyumbat
arteri. Kabar baiknya
adalah bahwa asam lemak utama dalam
coklat adalah asam stearat yang memiliki efek netral pada kolesterol, dan tidak memiliki efek
pada tingkat LDL atau HDL. Jadi, makan cokelat dalam jumlah cukup tidak akan mempengaruhi
kolesterol. Apakah Kamu tahu bahwa satu porsi kakao tanpa
pemanis memiliki 0 gram lemak jenuh?
10.
Cokelat bisa memberikan
serangan jantung
Mitos lain yang masih beredar! Tapi coba lihat studi yang dilakukan oleh Sekolah Kesehatan Masyarakat Universitas
Harvard ini; Mereka mengamati 136 studi
tentang cokelat dan dampaknya
pada kesehatan jantung. Semua
studi ini menunjukkan bahwa ada risiko penyakit jantung lebih rendah ketika memasukkan
coklat sebagai
bagian dari dietmu, sekali lagi dalam jumlah cukup. Mereka menemukan bahwa coklat menurunkan tekanan darah dan juga memiliki fungsi
anti radang, keduanya penting untuk kesehatan jantung.
11.
Coklat dapat menjadi candu
Banyak orang yakin bahwa kamu bisa kecanduan karena sering
mengkonsumsi cokelat. Tentu
saja jika Kamu mulai makan beberapa batang sehari dan juga
makan jenis coklat yang membuatmu ketagihan.
Faktanya adalah unsur adiktif, seperti
theobromine dan cannabinoids,
ada dalam cokelat tetapi dalam jumlah yang sangat kecil. Untuk menjadi kecanduan Anda harus makan setidaknya 476 gram setiap hari selama beberapa waktu! (mr)
Catat, Ini 11 Mitos Salah tentang Coklat yang Kamu Harus Tahu!
Reviewed by Admin
on
17.06
Rating:
Reviewed by Admin
on
17.06
Rating:


Post a Comment